Rabu, 19 Januari 2011

wanita terkuat di dunia

kuat adalah satu kata yang sama artinya dengan hebat. kekuatan dan kehebatan seseorang terlihat apabila orang itu bisa melewati banyak masalah yang menghampirinya. aku melihat hal itu pada seorang wanita yang bisa dikatakan umurnya sudah tidak muda lagi. mempunyai lima orang anak dan single parent. suaminya meninggal tujuh tahun yang lalu karena sakit jantung koroner. mereka adalah pasangan yang selalu tampak bahagia dan harmonis. sampai pada akhirnya kebahagiaan dan kebersamaan mereka harus terenggut selama-lamanya. suaminya meninggal dipelukan istrinya sendiri, pada saat subuh ketika sedang dibersihkan badannya, saat itu suaminya sudah lama di rumah sakit. seketika itu juga si wanita hanya bisa menangis sambil membacakan ayat kursi untuk sang suami, disamping sang suami yang sudah terbujur kaku tak bernyawa, tapi dia tetap berusaha tegar, walaupun air mata deras turun dari pelupuk matanya yang mulai terlihat sembab dan lebam karena sering tidak tidur menjaga sang suami ditambah tangisan yang mengharu biru. sebulan lebih si wanita tidak sanggup menemui suaminya yang sekarang sudah tidur nyenyak dan damai. tapi akhirnya dia ingin bangkit, dia tunjukkan pada anaknya bahwa dia bisa, dia kuat, dan dia sanggup. selang waktu berganti, dia pun mulai sering ziarah ke makam sang suami. aku sangat mengenal wanita itu, wanita yang menurutku tidak akan ada yang bisa menggantikannya, wanita yang selalu menunjukkan ketegarannya di depanku, tapi aku tahu dia memendamnya sendiri. rasa sedih, rindu, sepi, bosan dan lain-lain. tapi dia tetap bisa tersenyum untukku. dialah ibuku. ibu yang selalu kurindukan karena kami berjauhan sekarang. ibu yang selalu membuatku ingin pulang menemaninya dirumah. ibu yang selalu mengajariku kesabaran menghadapi masalah. ibu yang selalu menyayangiku sebandel apapun aku. ibu yang selalu berusaha memenuhi segala kebutuhanku, apa yang aku mau, apa yang aku minta, ibu pasti mewujudkannya selama ibu bisa. ibu... maafkan anakmu yang belum bisa membahagiakanmu, belum bisa membanggakanmu. aku disini belajar, berusaha agar bisa jadi yang terbaik. doamu selalu menyertaiku ibu. tetaplah menjadi ibu yang tangguh dan kuat. jangan pernah menyerah ibu. meskipun sendiri, tapi yakinlah bahwa bapak selalu menjaga dan mendoakan kita dari jauh. aku selalu merindukanmu, rindu nasihatmu, rindu bercerita padamu, rindu tidur dipelukanmu, rindu pergi bersama denganmu. biarlah aku dikatakan manja. tapi memang begitulah kenyataannya. terima kasih ibu untuk semua yang telah engkau berikan padaku. tak pernah sedikitpun kau meminta balasan dan pamrih. begitu tulus semua yang telah engkau berikan. kaulah penopang dalam hidupku. tanpamu entah aku bisa apa dan aku bukan siapa-siapa. aku belajar kesabaran, ketegaran, kekuatan hanya darimu. ketika rasa ridu menyerang aku hanya bisa menagis ibu. aku ingin sepertimu, memendamnya saja. supaya tidak ada yang tahu dan mengkhawatirkan aku. tapi aku juga harus kuat. kuat untukmu ibu. bagiku kaulah wanita terkuat di dunia.

sedikit tulisan ini aku tulis untuk ibuku tersayang. ku tulis sambil menahan air mata yang selalu ingin jatuh dari mata ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar