Kamis, 14 Agustus 2014

Menunggu

      Menunggu. Hal yang paling aku benci namun harus selalu aku lakukan. Mungkin rasanya tidak adil karena aku merasa menjadi orang yang selalu menunggu. Detik, menit bahkan sampai jam aku menunggu. Kesal! itu yang aku rasakan ketika pada akhirnya aku harus menunggu untuk waktu yang cukup lama.

      Tak pernah ku sesali, karena secara tidak langsung menunggu adalah belajar bersabar terhadap sesuatu. Tak ingin penantianku dalam menunggu menjadi sia-sia hanya karena keluhanku yang panjang namun tak berasalan. Menunggu membuatku tahu akan artinya pengorbanan terhadap suatu hal, dimana pada akhirnya Allah lah yang akan membalas itu semua. Menunggu membuatku belajar mengerti keikhlasan.

      Mungkin itu pula yang  terjadi pada kisah cintaku. Menunggu kepastian dan kejelasan dari kekasihku. Menunggu penantian panjang hubungan ini. Akan bermuara kemanakah pada akhirnya hubungan yang telah tahunan ku jalin dengannya??? Apakah penantianku menunggunya akan membuahkan hasil??? Apakah penantianku tak kan sia-sia??? Apakah semua rasa sayang yang aku berikan padanya akan membuatnya memberi kepastian dan kejelasan padaku kelak??? Menunggu. Ya lagi-lagi itu yang harus aku lakukan.. Menanti dengan sabar, ikhlas, dan siap dengan apapun hasilnya kelak. 

      Bismillahirrohmanirrohim. Hanya Allah yang tahu itu. Aku hanya berdoa semoga Allah selalu menemani setiap penantian yang aku lakukan. Selalu membantuku melewati penantian panjangku. Selalu membimbingku untuk dapat mengukuhkan hati dan mempersiapkan hati ini dengan penuh keikhlasan. Selalu ada untuk mempersiapkan dengan segala kemungkinan, baik atau buruk. Apapun itu, Allah tahu apa yang aku butuhkan. Semoga penantian panjang ini akan berakhir dan tentunya indah. Aamiin.

Senin, 04 Agustus 2014

Pertanyaan Untuk Allah

Selasa, 5 Agustus 2014

      Hello my blog.. ini hari kedua masuk kerja setelah libur satu  minggu untuk idul fitri. Semua pasti masih  merasakan rasa malas dan masih terbayang-bayang liburan panjang kemarin. Satu minggu full aku bersama ibukku, tak banyak jalan dan keliling karena banyak sanak saudara yang datang berkunjung ke rumah ibu. Satu minggu pula aku tak bertemu kekasihku Adit. Rindupun menyerang, namun senin kemarin, sudah ku bertemu dengannya, dijemputnya aku sepulang dari kerja. Alhamdulillah kami masih diberi kesempatan untuk menjalani hubungan ini.

      Ada suatu hal yang mengusik pikiranku. Ada banyak tanya yang mendatangi benakku. Dari dulu tak pernah ku temui hal-hal mistis yang dapat menyerang manusia. Banyak tontonan-tontonan di televisi yang aku anggap hanyalah tipuan belaka. Sampai pada suatu ketika, hal itu datang dan mengganggu orang terdekatku. Suatu hal yang aku tak pernah percaya dan tak mungkin terjadi, tapi itu benar adanya terjadi. Hal-hal diluar nalarku, hal -hal yang tak dapat ku cerna, hal-hal aneh. Kenapa ya Allah?? kenapa?? Engkaulah Maha Besar, Maha Segalanya..

       Allah,, apa yang harus dilakukan demi hal itu tak terjadi lagi? Ibadah sudah, zakat sudah, berbuat baik sudah. Apalagi Allah? Aku sedih melihat hal itu menimpa orang terdekatku. Aku percaya tak ada kekuatan yang lebih besar lagi dibanding kekuatanMu. Aku tahu ujian yang Kau berikan semata-mata hanya untuk melihat kami apakah kami dapat melewatinya atau tidak, dan aku tahu bahwa ujian Kau berikan karena Kau tahu justru kami dapat melewatinya. Tapi sampai kapan Allah?? Tak ibakah Kau pada kami?

      Dalam diam ku merenung, memikirkan semua yang telah terjadi. Berharap ini hanyalah mimpi buruk belaka dan sekarang terbangun untuk melanjutkan hidup yang indah. Semoga kami tak pernah berputus asa memohon pertolonganMu ya Allah, karena kami tahu, Engkau selalu menyukai UmatMu yang tak pernah henti mengingatMu. Ya Allah, lindungi kami semua dari segala marabahaya, dari segala godaan-godaan syaiton yang terkutuk. Bantu kami melewati segala bentuk ujian dan cobaan yang Engkau berikan. Kupasrahkan diri ini atas segala bentuk ketentuanMu ya Allah, jangan jadikan kami orang-orang  yang kufur atas nikmatMu. Bantu kami untuk selalu bersyukur atas apa yang kami terima. Kami percaya, Engkau tahu yang terbaik untuk kami, dan akan Kau janjikan keindahan hidup jika kami selalu berdoa, memohon padaMu. Aamiin..