Kamis, 12 Januari 2012

HAL TERINDAH


Perhatianmu begitu banyak dan kuat bagaikan rimbunan pepohonan yang tumbuh kokoh.
Senyummu begitu cerah bagaikan warna-warni pelangi setelah turun hujan.
Sayangmu begitu besar bagaikan derasnya aliran sungai yang selalu mengalir tanpa henti.
Kesetiaanmu begitu indah bagaikan matahari terbit yang bersinar terang dikala pagi menjelang.
Cintamu begitu gemerlap bagaikan bintang yang kelap-kelip dimalam hari.
Keberanianmu membelaku begitu jelas bagaikan kilat petir yang menggelegar.
Kekonyolanmu begitu mengasyikan rasanya sama seperti ketika mendapatkan suatu hadiah, mengejutkan, mengagetkan tetapi menyenangkan.
Aku tidak butuh seseorang yang sempurna.
Aku hanya butuh seseorang yang mau menjadi pelengkap kekuranganku.
Seseorang yang selalu menganggap aku ada dan menerimaku secara sederhana.
Seseorang yang merasa bangga dan bahagia karena telah memilikiku.
Bertemu denganmu adalah nasibku.
Berteman denganmu adalah pilihanku.
Jatuh cinta padamu adalah diluar kuasaku.
Aku menyesal, menyesal mengapa tak dari dulu ku bersamamu.
Menyesal mengapa tak dari dulu ku mengenalmu.
Menyesal mengapa tak dari dulu mengetahui tentang dirimu.
Menyesal mengapa tak dari dulu aku terpesona olehmu.
Menyesal mengapa tak dari dulu terpikat dengan tutur katamu.
Dan menyesal mengapa tak dari dulu kau ditakdirkan untukku.
Dan jangan sampai aku menyesal menyia-nyiakan seseorang sepertimu.
Seseorang yang begitu luar biasa ada dihidupku, dipikiranku, disetiap langkahku dan dihatiku.
Karena kaulah hal terindah yang kumiliki saat ini dan saat nanti J